Langsung ke konten utama

Tugas 5 Metode Perancangan Program

Buatlah Pseodecode, Flowchart dan Program :


  1. 0+3+8+15+........+Suku ke-10 =
  2. 1-1/3+1/5-1/7+1/9+Suku ke-10 =
  3. Menghitung Nilai variant = (∑ x2 – (∑x)2 / N)/(N-1)

JAWABAN!!!


1. 0+3+8+15+........+Suku ke-10 =

Pseodecode

START
Input           : jumlah bilangan
Proses         : Jika i<=I jumlah bilangan. Lakukan perulangan berikut
                     Cetak a
                     i = i + 2
                     a = a + i
Output        : 4 deret bilangan hsl pnjumlahan dari setiap bilangan yg dilalui
END

Flowchart



Program
#include <iostream>
#include <conio.h>

class aritmatika{
public:
void input();
void proses();
int a,b,n,i,hasil;
};
void aritmatika::input(){
cout<<"Masukan Banyak suku :"<<endl;cin>>n;
cout<<"Masukan Suku Awal :"<<endl;cin>>a;
cout<<"Masukan Beda :"<<endl;cin>>b;
cout<<endl;
}
void aritmatika::proses(){
for(i=0;i<n;i++)
cout<<a+(i*b+(i*i-i))<<endl;
}
int main(int argc, char *argv[])
{
aritmatika deret;
deret.input();
deret.proses();

getch();
return 0;
}


2. 1-1/3+1/5-1/7+1/9+Suku ke-10 =

Pseodecode

START
Input           : jumlah bilangan
Proses         : Jika i<=I jumlah bilangan. Lakukan perulangan berikut

                     Cetak a

                     i = i +2

                     a = a / i
Output        : 4 deret bilangan hsl pnjumlahan dari setiap bilangan yg dilalui
END

Flowchart

Program
#include <iostream>
#include <conio.h>
void main () {
      int mp = -1;
      double satu = 1, ulang = 3;
      int masuk;
      cout << "masukan nilai : ";
      cin >> masuk;
     
      for (int ulang2 = 1; ulang2 <= masuk; ++ulang2) {
            satu = satu + ((1 / ulang) * mp);
            mp *= -1;
            ulang += 2;
      }

      cout << satu << "\n";
}
getch();
return 0;

3. Menghitung Nilai variant = (∑ x2 – (∑x)2 / N)/(N-1)

Varians adalah salah satu ukuran dispersi atau ukuran variasi.  Varians dapat menggambarkan bagaimana berpencarnya suatu data kuantitatif.  Varians diberi simbol  σ2 (baca: sigma kuadrat) untuk populasi dan untuk s2 sampel.

Selanjutnya kita akan menggunakan simbol s2  untuk varians karena umumnya kita hampir selalu berkutat dengan sampel dan jarang sekali berkecimpung dengan populasi.

Rumus untuk menghitung varians ada dua , yaitu rumus teoritis dan rumus  kerja.  Namun demikian, untuk mempersingkat  tulisan ini, maka kita gunakan rumus kerja saja.  Rumus kerja ini mempunyai kelebihan dibandingkan rumus teoritis, yaitu hasilnya lebih akurat dan lebih mudah mengerjakannya.

Rumusnya:




Contohnya:
Data jumlah anakan  padi varietas Pandan Wangi pada metode SRI adalah sebagai berikut
28  32  15  21  30  30  27  22  36  40



















Maka nilai varians data diatas :

referensi :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

1. Topologi Bus       Topologi Bus adalah metode untuk menghubungkan dua atau lebih komputer secara serial, dengan menggunakan kabel utama sebagai pusat lalu - lintas data. Konektor yang digunakan pada topologi bus antara lain konektor BNC dan T konektor dan juga terminator, sementara untuk media transmisi topologi bus menggunakan kabel coaxsial. Bentuk topologi ini mirip dengan ruangan bus untuk itu model topologi ini dinamakan topologi bus. Fungsi topologi bus : fungsi topologi ini hampir sama dengan fungsi topologi jaringan yang lainnya yaitu menghubungkan dua atau lebih komputer agar dapat bisa berkomunikasi untuk tukar - menukar data. Kelebihan Topologi Jaringan Bus Mudah untuk membuatnya Memiliki layout sederhana Memerlukan biaya yang sedikit untuk membuatnya Mudah dikembangkan tanpa mengganggu perangkat jaringan lainnya Kekurangan Topologi Jaringan Bus Apabila terjadi gangguan, akan sulit untuk mendeteksi ...

Tugas 1 Metode Perancangan Program

Apa Itu Perancangan Program?    Perancangan program merupakan pengembangan solusi terhadap identifikasi masalah dan menghasilkan serangkaian instruksi yang membangun sebuah program komputer untuk menghasilkan output. Apa itu Algoritma ? Algoritma berisi langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah tugas. Apa saja Syarat Sebuah Algoritma? Menghasilkan keluaran (output) Terdefinisi jelas (definiteness) Memiliki kondisi akhir (finiteness) Memberi solusi yang diharapkan (effectiveness) Berlaku untuk setiap himpunan input sesuai dengan masalah yang diberikan (generality) Jenis  Cara Menyajikan Algoritma? PSEUDOCODE                 Pseudocode adalah cara penulisan algoritma yang hampir menyerupai Bahasa Pemrograman, namun Pseudocode ditulis lebih sederhana dengan menggunakan bahasa baku yang mudah dipahami oleh manusia. Struktur Algoritma:  Judul (Header) yaitu  mendefinisikan nama deng...

TUGAS METODE PERANCANGAN PROGRAM

Tugas 3 Metode Perancangan Program Buatlah program berikut sesuai dengan tahapan pembangunan program: 1.Pseudocode untuk menghitung akar-akar persamaan kuadrat f(x)= Ax2+Bx+C. SyaratA≠0 D>0 punya dua akar real yang berbeda D=0 akar kembar D<0 akar kompleks jawaban: pseudocode program menghitung akar-akar persamaan kuadrat deklarasi int, a, b, c long d float, x1, x2, s deskripsi input nilai a input nilai b input nilai c d=(B*B)-(4*A*C) if(A==0) keterangan =”bukan persamaan kuadrat” else if(d<0) keterangan =”akar kompleks” else if(d>0) keterangan =”punya 2 akar real yang berbeda” s=sqrt(d) x1 =(-B+(s))/(2*A) x2 =(-B-(s))/(2*A) cetak nilai x1 cetak nilai x2 else keterangan =“akar real kembar” x1 =(-B)/(2*A) x2=x1 cetak nilai x1 cetak nilai x2 2.Program untuk menghitung ekivalensi bilangan dalam detik menjadi berapahari, jam berapa menit dan berapa detik. jawaban: #include<iostream> #include<cstdio> using namespace std; i...